Dikembangkan Nikola Tesla: Penciptaan Motor Listrik Semakin Nyata

MOTOR LISTRIK--TANGKAPAN LAYAR

William Sturgeon menciptakan motor listrik DC pertama yang mampu menggerakkan mesin pada tahun 1832, meskipun dayanya masih sangat rendah.

Moritz von Jacobi menciptakan motor listrik putar yang lebih fungsional dan bertenaga pada tahun 1834.

Thomas Davenport menerima paten AS pertama untuk motor listrik pada tahun 1837.

 

Motor listrik membutuhkan teknisi khusus karena perbaikan dan pemeliharaannya melibatkan komponen dan sistem kelistrikan yang berbeda dari motor bensin konvensional. 

Teknisi motor listrik adalah spesialisasi dari teknisi listrik otomotif yang berfokus pada sistem kelistrikan dalam kendaraan, sementara teknisi listrik memiliki cakupan yang lebih luas, seperti instalasi, pemeliharaan, dan perbaikan sistem kelistrikan gedung atau industri. Teknisi motor listrik menangani komponen seperti pengapian, lampu, dan sensor pada mobil, sedangkan teknisi listrik umum bekerja dengan sirkuit listrik, panel listrik, dan tenaga listrik di berbagai sektor non-otomotif. 

Teknisi motor listrik harus memiliki pemahaman mendalam tentang komponen seperti baterai, controller, motor penggerak, dan sistem manajemen baterai (BMS). Penanganan komponen bertegangan tinggi ini memerlukan keahlian dan peralatan spesifik untuk memastikan keamanan dan fungsionalitasnya.

 

Teknisi Motor Listrik 

Fokus: Sistem kelistrikan di dalam kendaraan, seperti mobil, bus, atau truk.

Tugas: Memasang, memelihara, dan memperbaiki kabel dan komponen listrik kendaraan, termasuk sistem pengapian, lampu, sistem anti-maling, dan sistem injeksi bahan bakar.

Keahlian: Memeriksa komponen elektronik, menginterpretasikan diagram teknis kendaraan, dan melakukan perbaikan kelistrikan pada kendaraan. 

 

Pemerintah Indonesia, melalui kementerian terkait (seperti Kementerian ESDM dan Kementerian Ketenagakerjaan), telah mendorong adanya program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para teknisi kendaraan listrik, termasuk untuk bengkel konversi motor listrik. Sertifikasi ini memastikan teknisi memiliki standar kompetensi yang diperlukan.

Komponen khusus seperti controller atau baterai sebaiknya ditangani di bengkel spesialis atau pusat servis resmi yang memiliki teknisi terlatih dan peralatan diagnostik yang sesuai.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan