Ternyata Motor Listrik Lebih Awet Ketimbang Motor Konvensional: Ini Alasannya
MOTOR LISTRIK--FOTO/TANGKAPAN LAYAR
Radarkoran.com-Motor listrik sebenarnya lebih tahan lama daripada motor konvensional karena komponennya jauh lebih sedikit dan minim gesekan, sehingga tidak memerlukan oli seperti mesin bensin. Namun, umur pakai motor listrik sangat bergantung pada perawatan baterainya yang menjadi komponen paling krusial.
Keunggulan daya tahan motor listrik
Lebih sedikit komponen bergerak: Motor listrik tidak memiliki piston, cincin piston, poros nok, dan komponen kompleks lainnya yang sering aus pada mesin bensin.
Tanpa pembakaran internal: Tidak ada proses pembakaran yang menghasilkan panas tinggi seperti pada mesin bensin. Ini berarti tidak perlu oli untuk pelumasan dan pendinginan, yang dapat memperpanjang usia komponen.
Gesekan rendah: Gerakan komponen yang lebih lambat dan lebih sedikit menghasilkan gesekan yang lebih kecil, sehingga potensi keausan dan kerusakan lebih rendah.
BACA JUGA:Daftar Motor Listrik Honda Lengkap dengan Keunggulannya
Usia pakai motor listrik bervariasi: baterai biasanya bertahan 3–7 tahun (tergantung jenis dan perawatan), sementara komponen motor dan controller bisa lebih lama, bahkan hingga 15 tahun jika dirawat dengan baik. Pengguna motor listrik harus memperhatikan perawatan dan penggunaan untuk memperpanjang umur komponennya, seperti menghindari beban berlebih atau kerusakan karena banjir.
Motor listrik pada umumnya tidak memerlukan penggantian oli mesin secara rutin seperti halnya motor konvensional berbahan bakar bensin. Ini karena motor listrik tidak memiliki mesin pembakaran internal dengan komponen bergerak yang membutuhkan pelumasan oli mesin konvensional.
Selain itu motor listrik tidak membutuhkan oli mesin seperti motor konvensional. Sebagai gantinya, perawatan dan pemeriksaan rutin berfokus pada komponen dan cairan lain yang penting untuk kinerja dan keamanan.
BACA JUGA:Inovasi Revolusioner: Ini Perjalanan Nikola Tesla Mengembangkan Motor Listrik
Tips memperpanjang usia pakai
Hindari beban berlebih: Jangan membebani motor melebihi kapasitasnya.
Jaga kebersihan: Bersihkan motor secara berkala untuk menghindari kerusakan akibat debu atau kotoran.