Wakapolda Bengkulu Berikan Semangat untuk Anak Binaan LPKA
Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Dicky Sondani, SIK, MH saat melakukan kunjungan kerja ke LPKA Kelas II Bengkulu, Jumat 28 November 2025--Gatot/RK
Radarkoran.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bengkulu, Brigjen Pol. Dicky Sondani, S.IK, MH, mendorong agar para anak-anak yang masuk dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dapat memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk berubah menuju hal yang lebih baik.
Hal demikian disampaikan Wakapolda Bengkulu meninjau proses pelatihan dan memberikan motivasi kepada anak didik di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu pada Jumat, 28 November 2025.
Dengan didampingi oleh Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, Wakapolda melakukan peninjauan fasilitas, ruang kelas, serta area kegiatan produktif yang menjadi bagian dari program pelatihan anak didik. Ia juga memberikan pengarahan langsung kepada anak binaan di aula LPKA Bengkulu, menekankan pentingnya pendidikan, kemandirian, dan pengembangan karakter.
"Kami ingin anak-anak di LPKA memiliki kesempatan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal positif," ujar Wakapolda.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolda juga memotivasi anak binaan agar tetap semangat belajar dan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.
BACA JUGA:Basarnas Bengkulu Kirim 15 Personel ke Sumatera Barat
Kunjungan Wakapolda ini disambut dengan hangat oleh anak binaan, yang juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan beliau. Sebagai tanda kepedulian, Wakapolda juga membagikan makanan kepada anak-anak binaan.
Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakapolda ke LPKA kelas II Bengkulu untuk memantau hingga memberikan motivasi. Ia menyebut jika Kehadiran Wakapolda memberikan semangat baru bagi kami dan anak-anak didik.
''Kunjungan ini menunjukkan kepedulian aparat kepolisian terhadap pembinaan anak-anak di LPKA," katanya.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk meningkatakan sinergitas dan kolaborasi antara antara kepolisian dan lembaga pendidikan, khususnya dalam program rehabilitasi, pendidikan, dan pengembangan keterampilan bagi anak didik. Dengan upaya bersama, diharapkan anak-anak binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik dan menjadi generasi yang lebih baik.