Perum Bulog Rejang Lebong Monev Harga dan Stok Bahan Pokok

Kepala Perum Bulog Rejang Lebong, A Musalim Yudha--GATOT/RK

Radarkoran.com - Perum Bulog Rejang Lebong terus melakukan upaya untuk memastikan harga dan stok bahan pokok tetap stabil selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dalam beberapa hari terakhir, tim Bulog Rejang Lebong telah aktif turun ke pasar melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) untuk memantau langsung kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya komoditas beras Stabilisasi dan Pasokan Harga Pangan (SPHP).

Kepala Perum Bulog Rejang Lebong, A. Musalim Yudha, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan stok selama pelaksanaan libur Nataru. 

"Monitoring ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, harga tetap terkendali dan pasokan aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Natal dan Tahun baru," katanya. 

Dalam monev tersebut, Bulog Rejang Lebong berfokus pada harga sejumlah kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya lonjakan harga. 

BACA JUGA:Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti Kemenag Rejang Lebong

Musalim menyebut, dari kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan, rata-rata harga jual bahan pokok masih dibawah HET (Harga Eceran Tertinggi). Sebagai contoh untuk harga jual beras di kawasan pasar Atas Curup yang rata-rata Rp 12.000 per kilogram atau masih dibawah HET Rp 13.100 per kilogram. 

"Dari monitoring kita bersama pihak terkait di kawasan pasar atas Curup, harga jual beras SPHP masih dibawah harga eceran tertingginya," ujarnya. 

Disisi lain, Bulog Rejang Lebong juga menghimbau kepada masyarakat Rejang Lebong untuk tidak panic buying atau membeli kebutuhan pokok secara berlebihan. Hal ini lantaran stok kebutuhan bahan pokok dipastikan aman dan mencupi. Dan jika kekurangan, Bulog akan segera melakukan intervensi pasar. 

Bulog Rejang Lebong berharap masyarakat dapat merayakan Nataru dengan nyaman dan tanpa khawatir tentang harga dan ketersediaan bahan pokok. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan