Anti Boros Awal Tahun, Jalankan 5 Tips Berikut

Tips anti boros di awal tahun--ILUSTRASI

Radarkoran.com - Masuk tahun baru selalu menjadi momen yang penuh semangat, harapan, dan tentu saja, keinginan untuk memulai segala sesuatunya dengan langkah yang lebih baik. Salah satu tantangan terbesar yang sering muncul di awal tahun adalah mengendalikan pengeluaran. 

Banyak orang bertekad untuk menabung, melunasi hutang, atau mengumpulkan dana darurat, namun godaan untuk berbelanja, baik itu barang kebutuhan sehari‑hari maupun keinginan yang bersifat impulsif sering kali mengintai di setiap sudut toko online, pusat perbelanjaan, atau bahkan di aplikasi ponsel. Dengan kondisi yang ada, memiliki strategi yang terstruktur dan terukur menjadi kunci agar tujuan finansial di tahun yang baru ini tidak berakhir menjadi sekadar mimpi semata. 

BACA JUGA:5 Tips Liburan Keluarga saat Musim Hujan

Berikut ini lima tips anti‑boros yang dapat membantu Anda menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan, sekaligus membangun kebiasaan menabung yang konsisten sejak hari pertama tahun.

 

1. Tetapkan Besaran Anggaran Bulanan

Tips pertama yang harus dilakukan adalah menetapkan anggaran bulanan yang realistis dan menuliskannya secara tertulis. Menuliskan alokasi dana untuk kategori‑kategori utama—seperti kebutuhan pokok, transportasi, hiburan, dan tabungan akan memberi gambaran jelas tentang berapa banyak uang yang sebenarnya tersedia untuk dibelanjakan. 

Saat menulis anggaran, penting untuk bersikap jujur tentang pengeluaran rutin yang sering kali terlewat, seperti langganan layanan digital yang jarang dipakai atau kopi setiap pagi yang sebenarnya dapat dibuat di rumah. Dengan menuliskannya, Anda menciptakan kontrak mental dengan diri sendiri; setiap kali Anda melihat catatan tersebut, rasa tanggung jawab akan muncul dan membuat Anda berpikir dua kali sebelum melakukan pembelian yang tidak direncanakan. 

Selain itu, sisihkan minimal sepuluh persen dari pendapatan Anda sebagai dana tabungan atau dana darurat. Menjadikan tabungan sebagai pos tetap dalam anggaran membuat Anda tidak akan tergoda untuk mengabaikannya ketika ada godaan belanja.

 

2. Gunakan Teknologi

Tips kedua dengan memanfaatkan teknologi untuk mengontrol pengeluaran secara otomatis. Aplikasi pengelolaan keuangan pribadi, seperti aplikasi pencatat pemasukan‑pengeluaran atau fitur pengingat saldo di bank, dapat membantu Anda melihat secara real‑time berapa banyak uang yang telah keluar dan masuk. Dengan mengaktifkan notifikasi setiap kali transaksi melebihi batas yang telah ditentukan, Anda akan lebih sadar akan pola belanja yang mungkin berlebih. 

Selain itu, manfaatkan fitur auto‑debit untuk mengalihkan sejumlah uang ke rekening tabungan segera setelah gaji masuk, sehingga uang tersebut tidak sempat “mengendap” di rekening yang dapat digunakan untuk belanja. Dengan cara ini, pengeluaran menjadi lebih terkontrol karena Anda tidak memberi kesempatan pada diri sendiri untuk menunda atau menunda keputusan menabung.

BACA JUGA:6 Tips Make Up Ala Korea yang Gampang Diikuti: Dijamin Bikin Wajah Kamu Berubah Drastis!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan