4 Kontainer Dinas Perdagangan Kepahiang Disorot Publik

DPRD saat melakukan Sidak di pembangunan kontainer--JIMMY/RK

Radarkoran.com-Proyek pembangunan penyediaan tempat promosi dan pengembangan usaha kecil pada infrastruktur publik, milik Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperkop UKM) Kepahiang, kini tengah jadi sorotan publik. Masyarakat menilai, bangunan yang terdiri dari atap, lantai, tiang, dan 4 unit kontainer tersebut, tidak sesuai dengan besaran anggaran yang digelontorkan.

Sebagaimana yang diketahui bahwa, berdasarkan nilai kontrak yang tercantum di dalam papan pekerjaan, proyek pembangunan gerai UMKM ini menelan anggaran sebesar Rp 175 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Disinggung terkait anggaran pekerjaan yang menjadi pokok pertanyaan publik ini, Kepala Disperkop UKM Kepahiang, Herman Zamzari, S.PKP, MP menilai bahwa proyek tersebut sudah dibangun sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kendati demikian, apakah anggaran tersebut terlalu besar atau tidak, ia mengaku tidak bisa menjawabnya sebab itu merupakan hal teknis.

BACA JUGA:DPRD Kepahiang Sidak 4 Kontainer UMKM di Masjid Agung Kepahiang

"Ini dibangun sesuai dengan RAB yang ada. Namun kita belum bisa menjawab apakah itu (anggaran) terlalu besar atau kecil, itu adalah hal teknis. Karena kita disini selaku pengawas," ujar Herman.

Informasi dihimpun Radarkoran.com, saat Komisi II DPRD Kepahiang melakukan Sidak ke lokasi, ada beberapa bagian dari kontainer tersebut yang tampak sudah penyok, bahkan meski belum digunakan. Terhadap temuan ini, Herman mengatakan bahwa, pihaknya akan melengkapi kekurangan tersebut apabila nantinya sudah ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Nanti apabila saat perjalanan waktu dilakukan audit oleh BPK dan ditemukan kekurangan, kita dengan sendirinya akan melengkapi itu," sambungnya.

BACA JUGA:Disperkop UKM Kepahiang Sewakan 4 Kontainer UMKM

Sekadar mengulas kembali bahwa, Komisi II DPRD Kabupaten Kepahiang akhirnya mendatangi langsung, proyek pembangunan 4 box kontainer UMKM di Masjid Agung Baitul Hikmah Kepahiang, yang viral di media sosial, Kamis 15 Januari 2026. 

Kedatangan Komisi II di lokasi ini, adalah untuk meninjau langsung kondisi proyek pembangunan yang menelan anggaran sebesar Rp 175 juta tersebut.

Pantauan Radarkoran.com, Sidak ini dihadiri oleh seluruh jajaran Komisi II DPRD Kepahiang, tak terkecuali Ketua Komisi II, Rajib Govindo. Setiap detail dari proyek tersebut, diperhatikan kualitasnya satu persatu. Bukan hanya 4 box kontainer itu saja, besi penyangga, atap hingga lantai yang tergabung di dalam proyek tersebut, juga ikut menjadi perhatian.

BACA JUGA:12 Unit Kontainer Sampah dari Pemprov Bengkulu Sampai, Dukung Optimalisasi Penanganan Sampah

Waka Komisi II DPRD Kepahiang, Fadillah Sandi menuturkan bahwa, sebelum melakukan Sidak ke lokasi proyek pembangunan tersebut, pihaknya juga telah memanggil Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperkop UKM) Kepahiang, untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Kepahiang.

RDP tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Disperkop Kepahiang, Herman Zamzari, S.PKP, MP untuk menyampaikan langsung penjelasannya terhadap proyek pembangunan ini.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan