Agar Tetap Sehat, Kenali Gejala Underactive Thyroid

Agar Tetap Sehat, Kenali Gejala Underactive Thyroid--DOK/NET

Radarkoran.com - Underactive thyroid, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai hipotiroidisme (tiroid kurang aktif), adalah kondisi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Hormon tiroid bertugas mengontrol metabolisme, sehingga kekurangan hormon ini akan membuat berbagai fungsi tubuh melambat.

BACA JUGA:Pelembap Terbaik untuk Kulit Kering dan Sensitif, Gunakan Cetaphil Moisturizer

BACA JUGA:Agar Gula Darah Terkontrol, Pilihan Senam Ringan Solusinya!

Seseorang yang mengalami tiroid kurang aktif biasanya akan merasakan gejala penyakit seperti kelelahan kronis, peningkatan berat badan tanpa sebab yang jelas, tidak tahan terhadap cuaca dingin, kulit kering, hingga sembelit. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat memicu komplikasi seperti gangguan jantung, masalah kesuburan, hingga depresi.


Pengobatan utama untuk tiroid kurang aktif adalah terapi penggantian hormon sintetik seperti levotiroksin yang diresepkan oleh dokter. Namun, untuk mengoptimalkan metabolisme dan kesehatan secara keseluruhan, dokter sering kali juga merekomendasikan berbagai suplemen pendukung guna mengatasi defisiensi nutrisi yang umum terjadi pada penderita hipotiroid.

BACA JUGA:Fluktuasi Hingga Sentuh Angka Rp60 Ribu, Segini Harga Kopi di Kepahiang per Hari Ini

BACA JUGA:Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, DPPKBP3A Gandeng Sosialisasi Hingga Satuan Pendidikan!


Rekomendasi Suplemen untuk Tiroid Kurang Aktif
Berikut adalah beberapa produk vitamin dan mineral pendukung yang sering dibutuhkan oleh pengidap tiroid kurang aktif untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh:


1. Prove D3-1000 IU 10 Tablet Kunyah
Pengidap tiroid kurang aktif sangat rentan mengalami kekurangan vitamin D, yang sangat berperan dalam menjaga sistem imun tubuh dan fungsi tiroid. Prove D3 mengandung cholecalciferol (Vitamin D3) 1000 IU yang efektif membantu penyerapan kalsium dan mendukung fungsi kekebalan tubuh yang optimal. Suplemen ini dikonsumsi dengan cara dikunyah setelah makan, umumnya 1 kali sehari atau sesuai anjuran tenaga medis.

BACA JUGA:Tekan Angka Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, DPPKBP3A Gandeng Sosialisasi Hingga Satuan Pendidikan!

BACA JUGA:Terbaik! Nonton Video Dibayar, Gunakan 5 Aplikasi Penghasil Uang Ini

2. Seloxy AA 6 Kaplet


Selenium adalah salah satu mineral penting yang dibutuhkan kelenjar tiroid untuk memproduksi dan mengonversi hormon tiroid. Seloxy AA merupakan suplemen antioksidan yang mengandung selenium, zinc, vitamin C, dan Alpha Lipoic Acid. Kombinasi nutrisi ini sangat baik untuk mengurangi stres oksidatif pada kelenjar tiroid. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Tips Menjaga Metabolisme bagi Penderita Tiroid Kurang Aktif
Batasi konsumsi makanan goitrogenik mentah seperti kubis, brokoli, dan kembang kol, karena dapat mengganggu produksi hormon tiroid.


Rutin berolahraga ringan untuk membantu memacu metabolisme dan mengatasi peningkatan berat badan.
Pastikan tidur cukup selama 7-8 jam per malam untuk mengurangi rasa lelah kronis.

BACA JUGA:Spanyol vs Prancis: Duel Raksasa Eropa Berebut Tiket Final, Siapa yang Akan Bertahan di Panggung Terakhir?


3. Sangobion 10 Kapsul


Penurunan fungsi tiroid dapat memengaruhi produksi sel darah merah, sehingga memicu anemia. Jika kamu mengalami pucat, pusing, dan rambut rontok yang parah, zat besi sangat dibutuhkan. Sangobion mengandung zat besi, vitamin C, asam folat, dan vitamin B12 yang sangat efektif untuk menambah darah dan mengurangi gejala kelelahan akibat anemia pada pasien hipotiroid.

4. Neurobion Forte 10 Tablet


Hipotiroidisme kronis kerap dikaitkan dengan defisiensi vitamin B12 yang memicu gejala neuropati, seperti kesemutan, mati rasa, atau masalah memori. Neurobion Forte adalah suplemen neurotropik dengan kandungan Vitamin B1, B6, dan B12 dosis tinggi yang sangat baik untuk memelihara fungsi sistem saraf sekaligus memberikan dorongan energi bagi penderita kelelahan ekstrem.

BACA JUGA:Alih Fungsi Lahan Dilarang: Tapi Sawah di Kepahiang Terus Berkurang, Perda LP2B Wajib Diterapkan

5. Zinc 20 mg 10 Tablet


Selain selenium, zinc (seng) memegang peran vital dalam sintesis hormon tiroid. Kekurangan zinc dapat menghambat konversi hormon T4 yang tidak aktif menjadi T3 yang aktif. Suplementasi zinc sangat disarankan jika hasil tes laboratorium menunjukkan defisiensi zinc dalam darah. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Cara Alami Mendukung Fungsi Tiroid
Meski suplemen dan pengobatan medis adalah yang utama, gaya hidup sehat sangat berpengaruh dalam mengelola tiroid kurang aktif. Pastikan asupan yodium tercukupi (melalui garam beryodium atau makanan laut) namun jangan berlebihan. Kelola tingkat stres kamu, karena stres meningkatkan produksi kortisol yang secara perlahan dapat menghambat produksi hormon tiroid.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan