Dinas Dikbud Lebong Gelar Sidak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Sekolah yang ada dibawah naungan Dinas Dikbud Kabupaten Lebong akan kembali masuk pada Senin 5 Januari 2026 pascalibur semester ganjil.--EKO/RK

Radarkoran.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lebong akan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah-sekolah yang ada di bawah naungannya, Senin 5 Januari 2026.

Hal tersebut untuk memastikan setiap sekolah sudah menjalankan aktivitasnya setelah libur semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Sekaligus untuk memastikan tidak ada kepala sekolah, guru maupun tenaga pendidik lainnya yang menambah waktu libur di hari pertama masuk sekolah.

Kepala Dinas Dikbud Lebong Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si menjelaskan sesuai dengan edaran yang sudah mereka sampaikan sebelumnya, libur semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 dimulai pada 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. 

"Jadi pada 5 Januari 2026 semua sekolah sudah kembali masuk seperti biasa," kata Rozi sapaan akrabnya.

Dirinya mengingatkan para guru maupun pelajar yang ada di Kabupaten Lebong untuk tidak menambuh libur saat hari pertama masuk sekolah setelah libur semester. Masing-masing kepala sekolah juga diharapkan ikut mengingatkan jajarannya agar tidak menambah waktu libur. 

BACA JUGA:Program Dana Kelurahan 2026 Berlanjut, Segini Anggarannya

Ditegaskannya pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada dewan guru yang tidak hadir pada hari pertama masuk sekolah di awal tahun 2026. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.

"Saya tegaskan, para dewan guru dan siswa-siswi tidak ada tambah libur, hari pertama seluruh sekolah harus aktif dan absensi guru seluruh sekolah di bawah naungan Dinas Dikbud Lebong akan dimonitoring," tegasnya.

Disisi lain para orang tua agar meningatkan anak-anaknya jangan sampai tidak masuk di hari pertama masuk sekolah pascalibur semester. Menurutnya dalam mendidik anak juga harus ada peran aktif yang diambil alih orang tua. Karena, saat di sekolah guru hanya memberikan pelajar formal.

"Memang harus ada kolaborasi anatara orang tua dan guru untuk membimbing anak-anak kita. Selain mendapat pelajaran di sekolah anak-anak juga harus aktif diberi pendidikan di rumah," tukasnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan