Opsen Pajak Terbesar, Realisasi Pajak Bengkulu Tengah Sudah Capai Rp 13,3 Miliar

Sabtu 30 Aug 2025 - 16:03 WIB
Reporter : Candra Hadinata
Editor : Eko Hatmono

Radarkoran.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD Bengkulu Tengah dari sektor pajak daerah sudah mencapai Rp 13,3 miliar. Dari realisasi PAD tersebut, opsen pajak merupakan yang terbesar. Data ini tercatatper 31 Juli 2025. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bengkulu Tengah, Lili Trianti, S.Sos.

Dia menerangkan, target PAD dari pajak daerah tahun 2025 ini ditetapkan sebesar Rp 33,4 miliar. Dengan demikian, artinya hingga akhir Juli 2025 sudah terkumpul kisaran 40 persen dari target tersebut.

"Kami sampaikan juga, jumlah Rp 13,3 miliar ini belum termasuk capaian PAD bulan Agustus. Ya dengan waktu yang tersisa, kami tetap optimis target PAD pajak bisa tercapai," kata Lili. 

BACA JUGA:Dana Transfer Pusat Menurun, Bupati Bengkulu Tengah: Keuangan Daerah Sedang Diuji

Lebih lanjut di menjelaskan, penerimaan pajak tersebut bersumber dari beragam objek. Meliputi pajak reklame sebesar Rp 90,9 juta, pajak air bawah tanah Rp 37,8 juta, pajak mineral bukan logam Rp 65,8 juta, serta pajak penerangan jalan dari sumber lain yang menyumbang Rp 2,86 miliar.

Selanjutnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercatat Rp 341,1 juta, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pemindahan hak mencapai Rp 1,12 miliar, BPHTB pemberian hak baru Rp 162 juta, serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) makanan dan minuman Rp 246,2 juta.

Kemudian, PBJT tenaga listrik menyumbang Rp 2,84 miliar, PBJT hotel Rp 13 juta, PBJT parkir Rp 63,1 juta, PBJT kesenian dan hiburan Rp 35,1 juta, serta opsen pajak kendaraan bermotor yang menjadi penyumbang terbesar dengan Rp 5,43 miliar.

"Kami akan terus berupaya meningkatkan kesadaran wajib pajak supaya disiplin dalam membayar pajak. Kami akan gencar melakukan sosialisasi, bahkan melakukan upaya jemput bola. Pajak yang dibayarkan, akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pembangunan daerah," tutup Lili. 

Tags :
Kategori :

Terkait