Sekolah Rintisan di Kabupaten Kepahiang Batal: Sekolah Rakyat Bagaimana? Begini Kata Dinsos Kepahiang

Sebelumnya pelaksanaan survey sekolah rakyat di Kabupaten Kepahiang--FOTO/DOKUMEN RADAR KEPAHIANG

Radarkoran.com-Setelah sebelumnya dinyatakan tidak layak oleh kementrian PU, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang berada di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang urung untuk dijadikan sebagai Sekolah Rintisan.

Kepala Dinsos Kepahiang, Helmi Johan, M.Pd menuturkan bahwa, sekolah rintisan ini batal dilaksanakan di Kabupaten Kepahiang lantaran dianggap tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Ruang kelas dan fasilitas lain dinilai belum mendukung untuk kegiatan belajar mengajar atau kegiatan sekolah lain.

"Sebelumnya sudah dilakukan survey, namun SKB di Ujan Mas dinilai tidak layak untuk dijadikan sebagai Sekolah Rintisan," ujar Helmi.

BACA JUGA:Kabar Terbaru Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepahiang: Ini Kata Bupati Zurdi Nata

Kendati demikian Helmi menjelaskan bahwa, Sekolah Rakyat yang dicanangkan akan dibangun di Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan tetap akan berlangsung, sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Sebab untuk pelaksanaan pembangunan sekolah rakyat ini sndiri, sudah diacc dan dianggap layak untuk dibangun gedung beserta fasilitas di dalamnya.

"Kalau untuk sekolah rakyat yang utama di Kabawetan itu, tetap bakal jalan. Karena sudah disetujui oleh pusat dan akan segera action," sambungnya.

Sekadar mengulas kembali bahwa, Pembangunan sekolah rakyat yang sebelumnya diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu kepada Kementrian Sosial (Kemensos) RI sudah memasuki babak baru. Sekolah rakyat yang diusulkan untuk dibangun di Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang ini, telah diverifikasi langsung oleh Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan RI. Kabupaten Kepahiang tergabung bersama dengan 43 kabupaten/kota lainnya yang juga bernasib sama. 

BACA JUGA:Kabar Terbaru Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepahiang: Begini Penjelasan Dinsos Kepahiang

Pemerintah pusat melalui Tim Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Pelaksanaan Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan survey ke Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan. Survei yang dilakukan guna melihat secara langsung titik lokasi pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kepahiang. Pemkab Kepahiang menyiapkan lahan seluas 10 Hektare, yang nantinya akan dijadikan sebagai Kompleks Sekolah Rakyat Kabupaten Kepahiang. Pada lahan ini, Kemensos akan membangun sejumlah gedung sekolah dan berbagai macam fasiltas lain yang dibutuhkan, mulai dari jenjang pendidikan tingkat SD sampai dengan SMA. 

Pemkab Kepahiang mengajukan lahan seluas 10 hektare di Kabawetan, berdekatan dengan lokasi waterpark. Jika pembangunan berjalan tahun ini, rencananya Sekolah Rakyat ini akan meliputi Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

BACA JUGA:Sekolah Rakyat Siap Putuskan Rantai Kemiskinan

Di tahap awal, setiap rombongan belajar (rombel) akan diisi oleh 25 orang siswa. Sekolah Rakyat ini akan mengambil sistem boarding school, dimana siswa akan diinapkan di asrama. Untuk anggaran sendiri, secara total, Kemensos RI akan menggelontorkan sebesar Rp 210 miliar di Kepahiang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan