Pemkot Bengkulu Bakal Ubah Sampah jadi Listrik

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi--GATOT/RK

Radarkoran.com - Dalam rangka mengatasi masalah persampahan yang semakin kompleks di wilayah Kota Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu bersama PT Ikonik Sinergi Persada membahas kerja sama strategis untuk menjadikan sampah sebagai sumber energi listrik. 

PT Ikonik Sinergi Persada sendiri menjadi salah satu calon mitra strategis yang diundang untuk menawarkan solusi pengelolaan sampah berbasis teknologi.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, pihaknya sedang menggodok kerjasama dengan PT ikonik sinergi persada dalam bentuk pengolahan sampah berbasis teknologi modern. Nantinya pihak perusahaan akan membangun gudang pengolahan sampah. 

Ia menyebut, sejumlah dokumen/administrasi masih perlu dilengkapi oleh Pemerintah Kota Bengkulu, terutama perluasan lahan yang nantinya menjadi lokasi dibangun gedung pengolahan sampah.

"PT Ikonik Sinergi Persada akan berinvestasi di Kota Bengkulu dalam hal pemanfaatan sampah. Kita sudah melakukan pertemuan awal dan mohon doanya. Nanti kita akan lengkapi dulu untuk administrasinya," ujar Walikota Dedy. 

Sebagaimana kita ketahui, PT Ikonik Sinergi Persada telah menjalin kerja sama dengan beberapa Pemerintah Daerah seperti Pangkal pinang, Bali dan Sukabumi. Perusahaan ini berencana membangun fasilitas pembakaran sampah modern di Pangkalpinang, yang akan mengolah sampah baru maupun timbunan lama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi energi listrik yang dapat dijual ke PLN.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Gelar Jalan Sehat Merah Putih, Hadiah Utama Umrah Gratis

"Mereka ini sudah bekerja sama dengan pemerintah Pangkal Pinang, Bali juga, dan Sukabumi. Jadi nanti kita akan lengkapi dulu untuk administrasinya, baru mereka akan melakukan peninjauan lokasi (TPA Air Sebakul Bengkulu," sampai Dedy. 

Kota Bengkulu sendiri setiap harinya menghasilkan hampir 300 ton sampah dan ini perlu diolah agar TPA tak overload dikemudian hari. Dan dengan adanya kerja sama dengan PT Ikonik menjadi alternatif bagus untuk menanggulangi masalah sampah di Kota Bengkulu.

"Kita rata-rata perhari 300 sampai 400 ton. Ini berpotensi untuk bisa kita olah menjadi tenaga listrik," ujar Dedy.

Diharapkan kerjasama pemanfaatan dan pengolahan sampah tersebut dapat terealisasikan dan berjalan dengan baik, sehingga Kota Bengkulu menjadi kota bebas dari sampah. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan