Mau Beli Honda Accord Gen 7 Bekas? Kenali Dulu Penyakitnya Berikut Ini

Honda Accord Gen 7 --FOTO/TANGKAPAN LAYAR

Radarkoran.com - Honda Accord merupakan sedan besar di lini pabrikan Honda. Mobil ini menjadi sedan mewah sebagai penantang Toyota Camry di era tahun 2000an. 

Honda Accord bekas menarik untuk dimiliki, salah satunya adalah Honda Accord generasi ketujuh yang memiliki masa produksi pada tahun 2003 sampai 2007.

Honda Accord gen 7 yang masuk ke Indonesia dibekali mesin 2.400 cc 4-silinder segaris DOHC 16 katup i-VTEC, tenaganya 160 dk dan torsi 220 Nm. Sedangkan mesin 3.000 cc V6 tidak dimasukkan oleh Honda Prospect Motor.

Perlu diperhatikan sebelum membeli Honda Accord generasi ketujuh tahun 2003 sampai 2007, calon pembeli sebaiknya mengatahui apa saja potensi penyakit dari sedan besar ini.

BACA JUGA:Toyota Fortuner 2019 Bekas: Tampilan Gagah, Cek Kelebihan dan Kekurangannya

Tapi ada kelebihan Honda Accord gen 7, mesinnya terhitung bandel asal dirawat dengan baik dan terkenal stabil saat dipakai di kecepatan tinggi. Cuma ada beberapa kendala kerap ditemukan di sedan dengan mesin 2.400 cc tersebut.

Perhatikan kaki-kaki, kemudian alarm juga suka error atau rusak, terus seal-seal pompa power steering. Untuk sokbreker juga biasanya butuh penggantian, harganya cukup lumayan untuk gantinya mencapai Rp 2 juta untuk 1 soknya.

Selain itu, karena usianya yang terbilang tua, engine mounting Accord gen 7 sering bermasalah dan perlu cepat diganti. Masalah Honda Accord gen 7 lainnya biasanya engine mounting, bushing arm, selang radiator.

Sementara itu, transmisi matic yang biasanya jadi momok untuk sedan mewah bekas justru tak perlu dikhawatirkan pembeli Accord gen 7. Transmisi matic Accord lawas terhitung kuat dan jarang yang bermasalah, malah lebih cengeng dari kendaraan CR-V gen 2. Penting dan wajib rutin ganti oli transmisi tiap 20 ribu kilometer.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan