3. Kerusakan pada sistem bahan bakar
Kerusakan pada sistem bahan bakar dapat menyebabkan busi pijar rusak. Kerusakan ini seperti waktu injeksi yang terlalu maju atau injektor yang bocor dapat meningkatkan suhu pembakaran dan merusak busi.
Selain itu, Tekanan oli yang rendah juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan busi pijar.
Adanya kebocoran pada radiator dapat menyebabkan uap air masuk ke ruang bakar, membuat busi lembab dan menghambat pembakaran. Serta kbocoran pada sistem intake juga dapat menyebabkan masalah pada busi pijar, seperti endapan karbon atau kerusakan ulir pada lubang kepala silinder.
BACA JUGA: Spesifikasi Mazda CX-80 Terbaru, Mobil PHEV Premium dengan Harga yang Fantastis
BACA JUGA: Spesifikasi Mazda CX-80 Terbaru, Mobil PHEV Premium dengan Harga yang Fantastis
4. Kerusakan pada sistem pengapian
Kerusakan pada sistem pengapian juga dapat menyebabkan busi pijar rusak dan tidak bisa digunakan.
Kerusakan tersebut seperti pada relai waktu busi pijar, kabel yang rusak (terpotong, berkarat, atau longgar), atau masalah pada sistem pengapian dapat mempengaruhi kinerja busi pijar. Dan arus listrik yang berlebihan atau kekurangan juga dapat merusak busi pijar.
5. Sistem Pendingin Mesin Bermasalah
Mesin yang terlalu panas (overheating) dapat merusak busi pijar, terutama jika sistem pendingin tidak berfungsi dengan baik.
Overheating bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kipas radiator yang rusak, kebocoran cairan pendingin, atau beban kerja mesin yang berlebihan.
Ciri-ciri Busi Pijar Rusak