Pemkab Lebong Sudah Terima Opsen Pajak Rp1,3 Miliar

Pemkab Lebong telah menerima opsen pajak Rp1,3 miliar hingga awal Mei 2025--IST/RK

Radarkoran.com - Pemkab Lebong telah menerima opsen pajak Rp1,3 miliar hingga awal Mei 2025.

Adapun opsen pajak Rp1,3 miliar tersebut terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp712 juta dan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp591 juta.

"Sistem tahun ini, capaian PKB yang diterima UPTD Samsat Lebong, langsung dibagi ke Kasda Provinsi dan Kabupaten,” kata Kepala UPTD Samsat Kabupaten Lebong, Hendri Setrisan, S.Hut, melalui Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Andri Yunesta, S.Sos. 

Terang Andri, untuk total capaian PKB dan BBNKB berdasarkan data minggu lalu Rp3,3 miliar lebih. Meliputi, capaian PKB mencapai Rp1,8 miliar lebih dari 3.623  kendaraan yang melakukan pembayaran pajak dan BBNKB Rp1,4 miliar lebih dari 483 kendaraan melakukan balik nama. 

Dengan rincian perbulan meliputi, Januari 919 unit kendaraan yang melakukan pembayaran PKB Rp453 juta lebih, Februari 770 kendaraan melakukan pembayaran PKB Rp385 juta lebih.

BACA JUGA:Sasar Pasar Pekan, Dinas PUPR-Hub Lebong Wacanakan Tambah Titik Parkir Baru

Kemudian, Maret 820 unit kendaraan melakukan pembayaran pajak Rp449 juta lebih, dan April 912 unit kendaraan melakukan pembayaran pajak Rp475 juta lebih, serta per 6 Mei 201 kendaraan melakukan pembayaran pajak Rp114 juta lebih.

Sementara untuk BBNKB meliputi, capaian Januari Rp142 juta lebih dari 80 kendaraan, Februari ada 117 kendaraan melakukan balik nama dengan capaian Rp285 juta.

Selanjutnya, Maret ada 139 kendaraan urus BBNKB dengan capaian Rp443 juta lebih, dan April ada 132 kendaraan dengan capaian Rp440 juta, serta per 6 Mei ada 15 unit kendaraan urus BBNKB dengan capaian Rp180 juta lebih.  Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah hingga akhir tahun 2025 mendatang. 

"Terhitung 6 Mei lalu, capaian BBNKB Rp1,4 miliar. Untuk PKB Rp1,8 miliar," tambahnya.

Dijelaskannya penyaluran hasil PKB dan BBNKB tidak sama seperti tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya, hasil capaian PKB dan BBNKB akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota berupa Dana Bagi Hasil (DBH). Maka tahun ini disalurkan langsung ke kas daerah.

Andri mengimbau kepada seluruh masyarakat Lebong untuk taat membayar pajak kendaraan baik roda dua, roda empat maupun lebih. Mengingat, di tahun ini juga sudah ada penerapan pemblokiran surat kendaraan yang tidak melakukan pembayaran pajak lima plus dua tahun.

"Sekali lagi kami ingatkan, untuk taat membayar pajak," tukasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan