Pemkab Rejang Lebong Usulkan Pengembangan Lima Destinasi Wisata ke Kemenparekrat

Bupati Fikri dan jajaran saat audiensi dengan Wamenparekraf RI pada Kamis, 28 Agustus 2025--Ist/RK
Radarkoran.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus berupaya untuk mewujudkan komitmennya menjadikan Rejang Lebong sebagai daerah tujuan wisata. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengusulkan dukungan pengembangan sektor pariwisata ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekrat) Republik Indonesia.
Untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat tersebut, pada Kamis 28 Agustus 2025, Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari, SE, M.AP beserta jajaran melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Fikri menyampaikan usulan dan menawarkan pengembangan lima destinasi dan event pariwisata di Rejang Lebong.
Adapun kelima destinasi wisata tersebut diantaranya, pengembangan kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB) sebagai destinasi unggulan berbasis potensi alam. Lalu ada pengembangan wisata air arung jeram sebagai wisata minat khusus.
BACA JUGA:Pemkab Rejang Lebong Bakal Ajukan Permohonan Pemanfaatan Eks Lahan HGU
Kemudian, pengadaan peralatan canyoning untuk mendukung wisata petualangan. Selanjutnya penyelenggaraan event sport tourism tahunan Jelajah Tanah Rejang Trail Adventure. Serta yang terakhir pelaksanaan event Bhumi Belirang untuk promosi budaya dan potensi alam berbasis komunitas.
Bupati Fikri berharap usulan pengembangan wisata dan event pariwisata tersebut dapat disetujui oleh Kemenparekrat, sehingga sektor pariwisata daerah dapat tumbuh dengan baik dan berdampak positif untuk kemajuan daerah.
"Program ini diharapkan memperkuat daya saing wisata daerah sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,"ujar Fikri.
Sementara itu, dari pihak Kemenparekrat Republik Indonesia menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.
Wamenparekraf Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menekankan jika pengembangan sektor pariwisata yang optimal membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak.
"Adanya kolaborasi pusat dan daerah penting agar manfaat pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.
Untuk diketahui, dalam pertemuan audiensi tersebut, Bupati Fikri turut didampingi Ketua TP PKK Intan Larasita Fikri, Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong Pera Haryani, serta Kepala Bidang Destinasi Wisata Herwan Suganda. Sedangkan dari pihak kementerian turut hadir Asisten Deputi Bidang Event Reza Fahlevi, Asisten Deputi Parnus Pabowo, serta Ketua Tim Monitoring Evaluasi Santoni.
Pertemuan audiensi diakhiri dengan kesepakatan melanjutkan koordinasi teknis, termasuk monitoring dan evaluasi atas program pariwisata yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.