Bupati Bengkulu Tengah: Bahan Pangan untuk MBG akan Dilakukan Rapid Tes

Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.Ap. --CANDRA/RK

Radarkoran.com - Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.Ap mengingatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) dan juga Dinas Kesehatan (Dinkes), supaya menjaga ketat program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Instruksi tersebut ditegaskan Bupati Bengkulu Tengah ini, menyikapi kasus keracunan makanan program MBG yang terjadi di Kabupaten Lebong. 

"Saya sudah ingatkan, dua instansi teknis untuk melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan MBG di Bengkulu Tengah. Ya, DKPP dan Dinkes harus jaga ketat MBG di Bengkulu Tengah," sampai Bupati Rachmat. 

Lebih lanjut Bupati Rachmat mengungkapkan, saat ini baru ada satu Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) yang aktif di Bengkulu Tengah, yakni Yayasan Putri Sungai Lemau di Desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa. SPPG tersebut sekarang ini mengcover lebih dari 2.000 siswa penerima MBG.

BACA JUGA:Awal Kelahiran Dinosaurus: Benarkah Akibat Hujan 2 Juta Tahun di Bumi?

"Pengawasan harus kita lakukan supaya kasus seperti di Lebong tidak terjadi di Bengkulu Tengah," katanya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat seluruh bahan pangan yang digunakan untuk MBG akan dilakukan rapid tes. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahan makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

"Bahan pangan untuk MBG akan dilakukan rapid tes, supaya kita bisa memastikan standar dari makanan yang akan disajikan," katanya. 

Lebih lanjut, Bupati Bengkulu Tengah ini berharap semua pihak yang terlibat mulai dari penyedia bahan, pengolah hingga pengawas lapangan dapat bekerja sama menjaga kualitas makanan MBG, supaya aman dikonsumsi para pelajar penerima

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan